INFOEKBIS.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mengungkapkan kekalahan dua kali dalam pertarungan capres, membuat dirinya berubah menjadi lebih santai dan senang “guyon”.
Saat ini, kata Prabowo Subianto, publik berkomentar dirinya sudah berubah banyak, tidak seperti dahulu yang terkesan galak.
Menurutnya, kekalahan yang dialaminya merupakan pelajaran yang sangat baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada yang mengatakan pak Prabowo sudah berubah, sekarang sudah banyak bercanda, nggak galak lagi kayak dulu.”
“Ya, namanya sudah dua kali kalah,” ucap Prabowo Subianto sambil disambut riuh tawa para hadirin deklarasi PSI di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa 23 Oktober 2023.
Baca artikel lainnya di sini : Sapu Langit Digital Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas
Baginya, mengalami kekalahan adalah pengalaman hidup yang membuatnya berubah sangat banyak seperti pandangan publik saat ini.
Baca Juga:
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
“Kadang-kadang kita harus mengalami cobaan, kadang-kadang kekalahan adalah pelajaran yang bagus,” tuturnya.
Justru, kata dia, terkadang terlalu banyak keberhasilan dalam hidup juga kurang begitu baik.
Dapat membuat manusia jadi “Kemlinthi” alias seseorang yang biasanya hanya ingin menunjukkan kelebihannya atau sombong.
“Terlalu banyak keberhasilan juga kurang begitu baik, membuat orang kadang, ya, istilahnya bahasa Jawanya, Kemlintihi,” kata Prabowo Subianto.
Baca Juga:
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
“Ya, itu (pengalaman kekalahan) yang saya dapat (jadi) suatu hikmah, tapi pada prinsipnya saya tidak menyerah, saya tidak mau putus asa, selalu fokus kepada bangsa dan rakyat Indonesia,” lanjutnya.***




















