Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun, Ada Akses Info yang Ditutup Bawahan Menkeu Sri Mulyani

- Pewarta

Jumat, 31 Maret 2023 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Setkab.go.id)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Setkab.go.id)

INFOEKBIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR pada Rabu 29 Maret 2023 terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), berakhir dengan baik.

“Semula agak tegang. Pertanyaannya berputar-putar, saling protes karena cara bicara.” “

“Pada akhirnya tadi kami clear,” ujar Mahfud dalam konferensi pers usai RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 29 Maret 2023 malam.

Mahfud mengatakan dirinya dengan Komisi III DPR RI memiliki kesamaan pemikiran dan kepentingan, yakni untuk memajukan negara.

Konten artikel ini dikutip dari media online Businesstoday.id, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Ia menyampaikan kehadirannya dalam RDPU, yang dimulai dari pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB, adalah untuk menjelaskan data yang dimilikinya untuk memperjelas kasus dugaan TPPU di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Tidak ada masalah karena yang ditanyakan (saat rapat) sama, saya hanya menjelaskan saja.”

“Datanya hanya ini dan Kemenkeu hanya mengambil satu biji dari sebongkah anggur, itu yang dijelaskan,” ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan terkait pernyataannya bahwa ada akses informasi yang ditutup bawahan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani terkait transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun.

“Itu tafsiran saya karena ternyata ketika surat yang tahun 2020 yang memperingatkan agar (surat) yang 2017 itu dilaksanakan.”

” Dibilang tidak ada, ditunjukkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ini suratnya ada,” katanya.

Sebelumnya, Mahfud menduga Menkeu Sri Mulyani tidak mendapatkan data valid mengenai transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun di Kemenkeu akibat ditutupnya akses data oleh bawahan Menkeu.

“Dari keterangan Ibu Sri Mulyani tadi saya ingin jelaskan fakta bahwa ada kekeliruan pemahaman dan penjelasan karena ditutupnya akses yang sebenarnya dari bawah,” ujarnya.***

Berita Terkait

Guru Besar FEB UIN Jakarta, Mendorong Kepemilikan Sertifikasi Kompetensi Bagi Penyandang Disabilitas
Simulasi 3 Nama Paslon, Survei Indikator Sebut Prabowo – Gibran Unggul Elektabilitas Raih 39,7 Persen
Masalah Penurunan Ekonomi China dan Pengarruhnya Terhadap Potensi Krisis Ekonomi Indonesia
Keputusan MK Buka Peluang Gibran Rakabuming Maju Cawapres, Begini Tanggapan Partai Gerindra
Calon Presiden Prabowo Subianto Juara di Provinsi Terbesar Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten Versi LSI Denny JA
Dorong Penerima Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Sesuai Target, PKS Tolak Rencana Pemerintah Ubah Subsidi Gas Melon
Prabowo Subianto Unggul Telak vs Ganjar Pranowo di Pemilih NU, Muhammadiyah dan Ormas Islam Lainnya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:47 WIB

Inilah Profil Sudayono yang Diisukan akan Menjadi Wakil Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional

Selasa, 20 Februari 2024 - 15:45 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Sabtu, 3 Februari 2024 - 10:49 WIB

Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Ahok Sampaikan Alasannya

Jumat, 2 Februari 2024 - 21:05 WIB

Kunci Sukses Pelatihan Kompetensi: Asesor Lisensi BNSP Fokus pada Komprehensifitas

Kamis, 1 Februari 2024 - 13:18 WIB

Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Multiplier Effect, Khofifah Indar Parawansa Resmikan Pabrik Rokok di Bojonegoro

Rabu, 31 Januari 2024 - 13:44 WIB

Halangi Proses Penyidikan Korupsi Tata Niaga PT Timah Tbk, Kejagung Tetapkan Tersangka Berinisial TT

Sabtu, 27 Januari 2024 - 16:18 WIB

Tangis Haru TKW yang Terbebas dari Hukuman Mati, Wilfrida Soik: Ingin Bertemu Pak Prabowo Lagi

Jumat, 26 Januari 2024 - 15:11 WIB

TNI AL Siapkan 140 Asesor untuk Sertifikasi Kompetensi Profesi

Berita Terbaru