Mengapa Pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Patut Diduga Tidak Benar alias Bohong?

- Pewarta

Selasa, 19 September 2023 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia. (Dok. Bkpm.go.id)

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia. (Dok. Bkpm.go.id)

Oleh: Anthony BudiawanManaging Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

INFOEKBIS.COM – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bilang Xinyi akan investasi USD11,8 miliar, dan akan menciptakan 35.000 lapangan kerja.

Pernyataan Bahlil diduga tidak benar alias bohong.

Menurut benchmark internasional, setiap investasi satu juta dolar AS akan menciptakan lapangan kerja rata-rata 19 orang.

Untuk sektor energi solar panel akan menciptakan sekitar 16,37 lapangan kerja untuk setiap satu juta dolar AS investasi.

Di Indonesia, jumlah lapangan kerja per 1 juta dolar AS investasi, atau sekitar Rp15 miliar, mungkin akan jauh lebih besar lagi: jauh lebih besar dari 20 orang tenaga kerja!

Anggap, setiap investasi per satu juta dolar AS, atau Rp15 miliar, akan menciptakan 20 lapangan kerja, maka investasi 11,8 miliar dolar AS seharusnya menciptakan 236.000 tenaga kerja baru.

Oleh karena itu, pernyataan Bahlil bahwa investasi Xinyi sebesar 11,8 miliar dolar AS hanya akan menyerap 35.000 tenaga kerja jauh dari kebenaran. Alias bohong.

Ada dua kemungkinan. Investasi Xinyi tidak sebesar yang digembar-gemborkan itu.

Atau jumlah penciptaan lapangan kerja sengaja direndahkan, seharusnya lebih besar dari 58.000, tetapi mau dipenuhi dari rakyat Tiongkok?***

Berita Terkait

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Bawa Optimisme Indonesia di ASEAN, Media Singapura Tulis tentang Kemenangan Prabowo Subianto
Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Ahok Sampaikan Alasannya
Kunci Sukses Pelatihan Kompetensi: Asesor Lisensi BNSP Fokus pada Komprehensifitas
Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Multiplier Effect, Khofifah Indar Parawansa Resmikan Pabrik Rokok di Bojonegoro
Halangi Proses Penyidikan Korupsi Tata Niaga PT Timah Tbk, Kejagung Tetapkan Tersangka Berinisial TT
Tangis Haru TKW yang Terbebas dari Hukuman Mati, Wilfrida Soik: Ingin Bertemu Pak Prabowo Lagi
TNI AL Siapkan 140 Asesor untuk Sertifikasi Kompetensi Profesi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 15 Februari 2024 - 13:36 WIB

Unggul di Sejumlah Quick Count, Prabowo – Gibran akan Rangkul Semua Unsur dan Semua Kekuatan

Kamis, 15 Februari 2024 - 11:37 WIB

Tunggu Hasil Resmi dari Pihak KPU: Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:07 WIB

Terungkap Alasan Presiden Jokowi Pastikan Dirinya Tak akan Ikut Kampanye Capres di Pemilu 2024

Kamis, 1 Februari 2024 - 09:09 WIB

Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Juga Buka Suara Soal Anggaran Stunting Rp 10 M yang Kurang Efisien

Senin, 29 Januari 2024 - 07:27 WIB

Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga, Prabowo Subianto Tiba di Semarang Ikuti Kirab Kebangsaan

Kamis, 25 Januari 2024 - 14:21 WIB

Inilah Momen Akrab Pertemuan Calon Presiden Prabowo Subianto dengan Pengusaha Aburizal Bakrie

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:43 WIB

VIDEO – Momen Prabowo Nostalgia Nyanyi The Beatles dan Rock 60an di Acara Alumni AS Relawan Erick Thohir.

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:27 WIB

120 Pengusaha Alumni AS Termasuk Djarum, Sampoerna, Adaro, dan Grup Lainnya Dukung Prabowo

Berita Terbaru