“Straight to the Source” Kembali Hadir, Tampilkan Kekayaan Budaya Kuliner Taiwan

- Pewarta

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Through stunning and immersive cinematography, the show captures the dedication, skill, and patience behind every step of the process.

Through stunning and immersive cinematography, the show captures the dedication, skill, and patience behind every step of the process.

TaiwanPlus mengajak pemirsa menyusuri ladang, peternakan, dan komunitas yang merawat bahan-bahan pangan di pulau tersebut

TAIPEI, 28 November 2025 /PRNewswire/ — TaiwanPlus meluncurkan "Straight to the Source" Musim 2. Lewat program ini, TaiwanPlus membawa penonton menggali kekayaan budaya kuliner Taiwan dan proses produksinya. Program ini menelusuri pengolahan bahan-bahan pangan dari seluruh Taiwan hingga menjadi makanan dan produk yang menjadi bagian penting dari warisan kuliner nasional. Melalui sinematografi yang memukau dan menarik, "Straight to the Source" menampilkan dedikasi, keterampilan, dan ketelatenan dalam setiap tahap proses pembuatan makanan.

Through stunning and immersive cinematography, the show captures the dedication, skill, and patience behind every step of the process.
Through stunning and immersive cinematography, the show captures the dedication, skill, and patience behind every step of the process.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meneruskan kisah dari musim pertama, musim kedua "Straight to the Source" lebih menyoroti proses pengolahan bahan baku—mulai dari pembersihan, pembentukan, pengeringan, hingga pengawetan. Banyak dari praktik ini diwariskan secara turun-temurun sehingga mencerminkan nilai seni dan makna budaya di balik berbagai bahan makanan favorit Taiwan.

Produser Yenming Lai menjelaskan, "Melalui program ‘Straight to the Source’, kami menunjukkan bahwa makanan bukan sekadar memenuhi kebutuhan pokok. Setiap bahan makanan memiliki kisah dan keterkaitan dengan alam. Kami ingin agar penonton dapat mempelajari metode perawatan dan keterampilan di balik proses pembuatan makanan, serta memahami budaya yang menyertai setiap hidangan."

Melalui adegan yang sarat visual, pemirsa dapat mencermati warna, tekstur, dan bentuk berbagai bahan pangan saat diolah. Mulai dari kesegaran hasil bumi hingga detail rumit produk makanan buatan tangan, sinematografi "Straight to the Source" menonjolkan keindahan dalam praktik sehari-hari yang sering kali luput dari perhatian kita.

Dengan tema-tema tersebut, "Straight to the Source" menginspirasi pemirsa untuk memandang makanan lewat cara yang berbeda.

"Straight to the Source" dapat disaksikan di situs resmi TaiwanPlus dan kanal YouTube TaiwanPlus Docs. Episode baru tayang setiap minggu.

Tentang TaiwanPlus 
TaiwanPlus adalah saluran informasi terkemuka di dunia yang menyajikan berita dan infotainment berbahasa Inggris dari Taiwan—menawarkan liputan berita tepercaya, perspektif informasi tentang hubungan lintas-selat, serta konten gaya hidup inspiratif seputar kuliner, wisata, dan hiburan. Berbasis di wilayah demokrasi yang paling dinamis di Asia, tim TaiwanPlus berlatar belakang jurnalis dan produser, serta berkomitmen menghadirkan berbagai berita dan kisah secara independen untuk menginformasikan, mencerahkan, dan menginspirasi audiens di seluruh dunia. Anda dapat memperoleh perspektif global dari Taiwan di situs, aplikasi seluler, kanal TV, dan berbagai media sosial TaiwanPlus.

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru